Artikel Karir

Pentingnya Body Language
Saat Wawancara

Bagaimana sikap tubuh Anda berbicara sebelum Anda sempat mengucapkan kata.

Seni Berkomunikasi Tanpa Kata: Body Language

Anda mungkin sudah hafal semua jawaban teknis, tetapi apakah Anda sadar bahwa 55% kesan yang Anda berikan berasal dari bahasa tubuh (non-verbal)? Di PT. Uwu Jump Indonesia, kami memperhatikan detail kecil ini. Penampilan profesional bukan hanya tentang kata-kata, tapi juga tentang sikap dan gerakan tubuh.

1. Kontak Mata

Maintainlah kontak mata dengan pewawancara. Ini menunjukkan rasa percaya diri dan kejujuran. Namun, jangan menatap terus menerus. Berkedip dengan wajar dan sesekali melirik ke arah lain agar terlihat natural.

2. Postur Tubuh yang Tegas

Duduklah tegak dengan punggung menyentuh kursi. Jangan menyandar atau bersandar kaki. Postur yang tegap mencerminkan energi dan kesiapan kerja yang tinggi.

3. Senyum Tulus

Senyum adalah senjata ampuh. Senyum ramah saat masuk ruangan dan saat berjabat tangan bisa mencairkan suasana tegang dan menciptakan kesan pertama yang positif.

4. Gerakan Tangan yang Terkontrol

Saat menjelaskan sesuatu, gunakan tangan untuk menekankan poin secara moderat. Hindari gerakan tangan yang berlebihan (gemetuk meja atau bermain rambut), karena ini bisa diartikan sebagai gelisah atau kurang sopan.

5. Dengarkan dengan Aktif

Tunjukkan bahwa Anda pendengar yang baik. Mengangguk sedikit saat pewawancara berbicara menunjukkan bahwa Anda mengerti dan setuju dengan apa yang dikatakan.

Ingat, HRD dilatih untuk membaca bahasa tubuh. Pastikan bahasa tubuh Anda menyampaikan pesan: "Saya siap bekerja dan profesional."

Kembali ke Blog